selamat datang


widgeo.net

Rabu, 15 Oktober 2014

Filled Under:

laporan pengenalan alat (semoga bermanfaat)

Laporan Pratikum Biologi Umum
               PENGENALAH ALAT LABORATURIUM
              Diajukan untuk Memenuhi Syarat Mata Kuliah Biologi Umum

              
Disusun oleh :
Nama            : Hary prawira dharma
                                        Nim              : 4442141430
                                        Kelas             : 1 a
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
FAKULTAS PERTANIAN
JURUSAN AGOREKOTEKNOLOGI
2014





Kata Pengantar
Assalamu’alaikum Wr.Wb
            Allhamdulillah, segala puji syukur marilah kita sampaikan kehadirat allah SWT karena berkah nikmat karunia yang begitu besar, pada kesempatan yang berbahagia ini kita masih istiqomah dalam menjalankan kewajiban kita menuntut ilmu/belajar.
            Shalawat serta salam senantiasa curahkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah meberikan suritauladan yang baik bagi kita, semoga kita sebagai umatnya dapat mengikuti sunah yang telah nabi kita anjurkan.
            Alhamdulillah, laporan pratikum yang saya buat merupakan hasil dari setelah saya melaksanakan pratikum biologi umum. Laporan yang saya buat ini telah saya buat berdasarkan apa yang saya dapat dalam praktikum dan laporan ini saya buat secara sistematis.
            Saya juga ingin mengucapakan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada dosen pembimbing yang telah membantu saya dalam melaksanakan agenda pratikum, tidak lupa juga saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam proses pratikum sampai dengan pembuatan laporan pratikum kali ini banyak terdapat kekurangan.
            Akhirnya, semoga laporan praktikum ini bermanfaat untuk penlitian lanjutan. saya menyadari sebagai manusia tidak luput dari kekurangan. Oleh karena itu , saya akan menerima jika ada saran maupun kritik terhadap laporan praktikum yang telah saya susun ini.
                                                                                             Serang, 7 oktober 2014 M       
                                                                                                 
                                                                                                 Hary Prawira Dharma
Daftar isi
Kata pengantar…………………………………………………………………… i  
Daftar isi…………………………………………………………………………. ii
Bab I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang……………………………………………………………… 1
1.2 Tujuan Pratikum…………………………………………………………….. 3
Bab II Tinjauan Pustaka
2.1 Jenis-jenis alat……………………………………………………………..... 4
2.2 Mekanisme kerja alat……………………………………………………….. 4
Bab III Metodologi Pratikum
3.1 Waktu dan Tempat………………………………………………………….. 8
3.2 Alat dan Bahan……………………………………………………………… 8
Bab IV Hasil Pratikum
4.1 Hasil Pratikum………………………………………………………………. 9
Bab V Penutup
5.1 Simpulan…………………………………………………………………….. 12
5.2 Saran…………………………………………………………………………. 13  
Daftar pustaka
Lempiran ( 2 lembar )




BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Menurut Plumer (1987), pada pembelajaran sains termasuk biologi di dalamnya keberadaan laboratorium menjadi sangat penting. Pada konteks proses belajar mengajar sains seringkali istilah laboratorium diartikan dalam pengertian sempit yaitu ruangan yang  di dalamnya terdapat sejumlah alat-alat dan bahan praktikum.Laboratorium adalah tempat belajar mengajar melalui media praktikum yang dapat menghasilkan pengalaman belajar dimana mahasiswa berinteraksi dengan berbagai alat dan bahan untuk mengobservasi gejala-gejala yang dapat diamati secara langsung dan membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajari. Pengenalan alat-alat laboratorium penting dilakukan untuk keselamatan kerja saat melakukan penelitian.Alat-alat laboratorium biasanya dapat rusak atau bahkan berbahaya jika penggunaannya tidak sesuai dengan prosedur. Sebab pentingnya dilakukan pengenalan alat-alat laboratorium adalah agar dapat diketahui cara-cara penggunaan alat tersebut dengan baik dan benar, Sehingga kesalahan prosedur pemakaian alat dapat di minimalisir sedikit mungkin. Hal ini penting supaya saat melakukan penelitian, data yang diperoleh akan benar pula.
Pengenalan alat-alat praktikum penting dilakukan guna untuk keselamatan kerja dalam melakukan proses penelitian. Selain itu juga pengenalan alat praktikum bertujuan agar mahasiswa mengetahui nama dan fungsi dari alat-alat tersebut. Alat-alat praktikum sangat di butuhkan dalam proses penelitian atau pun prktikum terutama dalam proses praktikum biologi. Ada banyak sekali alat-alat yang digunakan dan mempunyai fungsi masing-masing didalam bidang keilmuan atau pun proses penilitian tentu tentu alat-alat ini sangat di butuhkan sekali. Alat-alat laboratorium juga dapat berbahasa jika terjadi kesalahan dalam prosedur pemakaiannya. Maka diadakannya pengenalan alat-alat laboratorium agar penggunaan alat tersebut dapat dipergunakan dengan fungsi dan prosedur yang baik dan benar,sehingga kesalahan yang terjadi dapat di minimalisir sedikit mungkin. Hal ini penting agar mendapatkan hasil penelitian yang baik dan benar. Data-data yang tepat akan meningkatkan kualitas penelitian seseorang. Dalam praktikum pengenalan alat-alat laboratorium akan dijelaskan secara detail mengenai fungsi dan spesifikasi masing-masing alat tersebut. Sterilisasi adalah usaha untuk membebaskan bahan-bahan dari mikrobia yang tidak diinginkan (Soetarto dkk, 2008).

Jadi Alat-alat sterilisasi adalah alat yang digunakan untuk membebaskan suatu bahan atau alat lain dari mikrobia yang tidak diinginkan. Pada umumnya kegiatan praktek laboratium diarahkan pada upaya supaya mahasiswa dituntut untuk menguji, memverifikasi atau membuktikan hukum atau prinsip ilmiah yang sudah dijelaskan oleh dosen, asisten dosen atau buku teks. Namun terdapat berbagai kelemahan dasar dari cara seperti ini, secara logis prinsip ilmiah dan hukum alam tidak dapat dibuktikan secara langsung prinsip ilmiah dan hukum alam juga tidak dapat di uji hanya dengan jumlah percobaan yang terbatas yang dilakukan oleh mahasiswa. Keterbatasan alat yang digunakan, keterampilan yang di miliki, waktu yang singkat dan kompleksitas generalisasi, merupakan keterbatasan percobaan mahasiswa yang menunjukkan hal yang hebat kalau mahasiswa bisa menghasilkan prinsip secara teoritis (Soetarto dkk, 2008).

Pengenalan alat ini juga akan menambah wawasan dan pengetahuan bagaimana cara kerja alat tersebut besert fungsinya. Tentu dari sini kita bisa belajar bagaman penggunaannya agar dalam penelitian kita nanti mendapatkan hasil yang akurat dan dapat di percaya. Hasil penelitan tergantung dari proses penelitian, jika penelitian baik dan penggunaan alatnya benar tentu hasil pengamatan kita baik pula.alat-alat laboratorium juga tidak bisa digunakan jika tidak sesuai dengan fungsinya maka dari itu kita harus teliti dan mebutuhkan pengetahuan bagaimana mengunakan alat tersebut.alat-alat laboratorium juga banyak yang berbahaya seperti alat yang harus seteril maka sebelum menggunakan alat tersebut kita harus mensterilkan tangan kita.jika tidak hal itu bisa mengganggu proses suatu penelitian dan tentunya akan berdampak pada hasil penelitian tersebut. Perhatian terhadap penggunaan alat laboratorium harus di perhatikan guna keselamatan (Laila, 2006).

1.2 tujuan pratikum
Tujuan pecobaan  peralatan di laboratorium ini adalah untuk mengetahui dan menguasai jenis – jenis alat, nama masing – masing alat, prinsip kerja alat, fungsi alat yang baik dan benar. Agar  pada praktikum selanjutnya praktikum selanjutnya dapat berjalan dengan baik.













BAB II
 TINJAUAN PUSTAKA
Bab ini akan menguraikan mengenai :  (1) Jenis – jenis alat dan (2) Mekanisme Alat – alat.
 2.1 Jenis – Jenis Alat
2.1.1 Gelas Kimia
2.1.2 Labu Erlenmeyer
2.1.3  Gelas Ukur
2.1.4 Pipet
2.1.5 Cawan
2.1.6 Mortar dan Pastle
2.1.7 Spatula
2.1.8 Batang Pengaduk
2.1.9 Labu Ukur
2..1.10 Preperat kaca
2.1.11 Mikroskop
2.1.12 Gelas Beaker

2.2 Mekanisme Alat – alat
2.2.1 Gelas Kimia
Gelas tinggi berdiameter besar dengan skala sepanjang dindingnya, terbuat dari kaca borosilikat yang tahan panas, berfungsi untuk mengukur volume larutan yang tidak memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi, menampung zat kimia, memanaskan cairan dan media pemanasan cairan.
2.1.2 Labu Erlenmeyer
Berupa gelas yang diameternya semakin ke atas semakin  kecil dengan skala sepanjang dindingnya, berfungsi untuk menyimpan dan  memanaskan larutan, menampung filtrate hasil  penyaringan, dan menampung titran ( larutan yang dititrasi) pada proses filtrasi.
            2.2.3 Gelas Ukur
Berupa gelas tinggi dengan skala disepanjang dindingnya, terbuat dari kaca atau plastik yang tidak tahan panas, berfungsi untuk mengukur volume larutan tidak memerlukan  tingkat  ketelitian yang tinggi dalam jumlah tertentu.
2.2.4 Pipet
Alat untuk mengambil cairan dalam jumlah tertentu maupun takaran bebas, berfungsi untuk mengambil cairan dalam jumlah tertentu secara tepat (pipet seukuran), mengukur dan memindahkan larutan dengan volume tertentu secara tepat ( pipet berukuran ), dan untuk mengambil cairan dalam skala kecil (pipet tetes ).
2.1.5 Cawan
Terbuat dari porselen, berfungsi untuk menguapkan larutan.
2.1.6 Mortar dan Pastle
Terbuat dari kaca, porselen, atau batu granit berfungsi untuk menghancurkan dan mencampurkan  padatan.
2.1.7 Spatula
Berupa sendok panjang dengan ujung atasnya datar, terbuat daristainless steel atau alumunium berfungsi untuk mengambil bahan kimia yang berbentuk padatan dan dipakai untuk mengaduk larutan.
2.1.8 Batang Pengaduk
Terbuat dari kaca tahan panas berfungsi utnuk mengaduk cairan kimia dalam gelas kimia.
2.1.9 Labu Ukur
Labu dengan leher yang panjang dan bertutup, terbuat dari kaca dan tidak boleh terkena panas karena dapat memuai berfungsi untuk membuat larutan dengan konsentrasi tertentu dan mengencerkan larutan.


21.10 kaca preparat
       Kaca preperat adalah sebuah kaca yang fungsinya adalah untuk mengamati objek pada mikroskop.
            2.1.11 Mikroskop   
                     Dari hasil percobaan dan penelitian yang telah dilaksanakan maka diperoleh hasil yaitu mikroskop terdiri atas bagain-bagian yang masing-masing bagian tersebut mempunyai fungsi tersendiri. Lensa okuler berfungsi untuk memperbesar bayangan yang bersifat maya dan tegak. Lensa objektif berfungsi untuk mengatur pembesaran ukuran untuk kekuatan 4x, 10x, 40x, dan 100x. kondensor berfungsi untuk mengatur bayangan yang akan diamati atau untuk menaikkan dan menurunkan kondensor. Reflektor berfungsi untuk menerima cahaya yang masuk atau dapat memperjelas cahaya yang akan datang. Tubuh mikroskop berfungsi untuk tempat terjadinya proses bayangan antara lensa objektif dengan lensa okuler. Makrofokus berfungsi untuk mengatur jarak okuler objektif sehingga tepat fokusnya secara kasar dan jelas. Mikrofokus berfungsi untuk mengatur jarak okuler sehingga tepat fokusnya secara tajam. Revolver berfungsi sebagai tempat lensa objektif. Meja objek berfungsi untuk meletakkan preparat yang akan diamati. Penjepit berfungsi untuk memperkokoh kedudukan perparat agar tidak goyang. Pengatur kondensor berfungsi sebagai pengatur letak lensa kondensor terhadap perparat. Pemegang (lengan) berfungsi untuk memegang mikroskop. Diafragma berfungsi mengatur cahaya yang masuk dalam mikroskop. Kaki atau dasar berfungsi untuk memperkokoh kedudukan mikroskop. Sekrup engsel berfungsi menyesuaikan mikroskop yang baik.
   
  2.1.12 Gelas Beaker
                      Beker atau kadang kala disebut sebagai gelas beker adalah sebuah wadah penampung yang digunakan untuk: -mengaduk - mencampur - memanaskan cairan yang biasanya digunakan dalam laboratorium. Beaker glass secara umum berbentuk silinder dengan dasar yang bidang dan tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 1 mL sampai beberapa liter. Beaker glass dapat terbuat dari kaca (umumnya kaca borosilikat ataupun dari plastik). Beaker glass yang digunakan utk menampung zat kimia yang korosif seperti asam atau zat- zat lainnya yang sangat reaktif biasanya terbuat dari PTFE ataupun bahan-bahan yg reaktivitasnya rendah. Beaker glass dapat ditutup dengan kaca pengamat untuk mencegah kontaminasi dan penyusutan zat. Beaker glass seringkali dibubuhi dengan ukuran yang terdapat pada sisi beker yang mengindikasikan volume tertampung.




















BAB III
 METODOLOGI PRATIKUM
3.1  Waktu dan Tempat
       Pratikum biologi umum”PENGENALAN ALAT LABORATURIUM” jurusan agroekoteknologi kelas 1a dilaksanakan pada hari jum’at 09 oktober 2014 M/9 dzulhijah 1435 H pukul 07.30-09.00 di lab bioteknologi fakultas pertanian Universistas Sultan Ageng Tirtayasa.
3.2 Alat dan Bahan 
            Alat dan bahan yang di dunakan pada pratikum 1 biologi umum adalah : 1. Mikroskop cahaya, 2. Cawan petri, 3. Preparat kaca, 4. pivet, 5. Gelas kimia, 6. Batang pengaduk, 7. Labu Erlenmeyer, 8. Gelas sukun, 9. Moltar, 10. Labu ukur, 11. Spatula.



















BAB IV
 HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Pratikum

No
Table Gambar
Nama
Fungsi
1.
       
      
Mikroskop
Untuk melihat objek-objek yang kecil.
2.
  
Gelas ukur 1
untuk mengukur volume suatu cairandan takaran benda cair.
3.

Pivet filler
untuk memindahkan sejumlah volume larutan.
4.

Moltar
Menggerus dan menghaluskan suatu zat
5.
        
Pivet tetes
memindahkan larutan tetapi volumenya tidak di ketahui
6.

Kaca preparat
Untuk membantu mengidentifikasi mikroorganisme
7.

Gelas beaker
Menampung bahan kimia atau larutan dalam jumlah yang banyak
8.

.    Erlenmeyer 
Menyimpan dan memanaskan larutan dan menampung filtrate hasil penyaringan.
9.

Gelas ukur 2
Mengukur volume larutan
10.

Labu ukur
Untuk menampung dan mencampur larutan kimia.








BAB V
PENUTUP
5.1 Simpulan
Kesimpulan yang dapat diperoleh dari praktikum kali ini adalah sebagai  berikut:
Alat-alat laboratorium sangatlah beragam bentuknya dan juga fungsinya, oleh karena itu praktikan dituntut untuk mengenal dan mengetahui semua alat yang akan ia gunakan. Berikut ini adalah fungsi dari beberapa alat yang ada di laboratorium biologi, di antaranya sebagai berikut :
1.      Erlenmeyer  berfungsi sebagai tempat zat yang di titrasi dan dapat juga untuk memenaskan larutan.
2.      Corong berfungsi untuk membantu ketika memasukkan cairan ke dalam tempat yang sempit.
3.      Beaker Glass berfungsi untuk tempat larutan dan juga untuk memanaskan zat-zat.
4.      Cawan Petri berfungsi untuk membiakkan (kultivasi) mikroorganisme.
5.      Labu Ukur berfungsi untuk mendapatkan larutan zat tertentu yang nantinya hanya di gunakan dalam ukuran zat terbatas hanya sebagai sampel dengan menggunakan pipet.
6.      Gelas Ukur berfungsi untuk mengukur volume suatu cairandan takaran benda cair.
7.      Tabung Reaksi berfungsi sebagai tempat zat-zat kimia di dalam laboratorium.
8.      Pipet Tetes berfungsi untuk memindahkan larutan tetapi volumenya tidak di ketahui
9.      Mikroskop berfungsi untuk  melihat benda-benda yang sangat kecil sehingga
10.  dapat terlihat oleh oleh mata telanjang.


5.2  Saran

Dalam pratikum alangkah baiknya penggunaan alat pratikum dapat di digunakan dengan hati-hati, karena dalam pratikum biologi dasar banyak sekali alat yang sangat rawan penggunannya, kemudian penggunaan mikroskop perlu adanya petunjuk yang jelas dalam menggunakan mikroskop agar setiap hasil pratikum menjadi sesuai dengan apa yang diinginkan.

















Daftar Pustaka

Achmad.H. 1993. Penentuan dasar pratikum kimia. Depdikbud: ITB. Bandung.
Holand. L.N.V. 1969. General laboratory apparatus. Graha ilmu. Yogyakarta.
Kreatif, S. 2013.Contoh Laporan pratikum. sikreatif.blogspot.com. 08 oktober : 13.20.
  Marhan S, Ani.S. 2012. Laboratorium kimia pengelolaan dan manajemen. Graha. Yogyakarta.
Masec. 2013. Alat-alat dan fungsinya. masechoamcp.blogspot.com. 09 oktober : 13.30.
Saputri, E.N. 2013. Pengenalan alat laboratorium. noviaekasaputr.wordpress.com. 07  Oktober : 04.30.
Toni. 2012. Alat-alat kimia dan fungsinya. halamantonie.blogspot.com. 09 oktober : 14.15.











Lampiran


                   
1.Mikroskop                      2.Gelas ukur 1                                       3.Pivet fiiler

                     
4.Moltar                                         5.Pivet Tetes                          6.Kaca Preparat

                  
7.Gelas Beaker                                     8.Gelas Ukur 2                        9.Labu Ukur
10.Erlenmeyer
11.Gambar Alat Lainnya

















                


















0 komentar:

Posting Komentar

Copyright @ 2013 bismillahirohmanirohim.